Sabtu, 07 Mei 2016
Minggu, 01 Mei 2016
Selasa, 08 April 2014
Aspek Keterampilan Berbahasa
Keterampilan berbahasa terdiri dari
empat aspek yaitu keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan
membaca, dan keterampilan menulis. Semua keterampilan tersebut sangat penting
karena saling berkaitan.
Akan tetapi, saya akan membahas mengenai permasalahan pada keterampilan
berbahasa serta solusinya.
Permasalahan yang dihadapi dalam keterampilan menyimak
yaitu ketika sedang menyimak, terkadang
kita tidak konsentrasi terhadap apa yang kita simak. Hal ini di karenakan pemikiran kita yang buyar sehingga kurangnya konsentrasi dalam menyimak. Solusi untuk
mengatasi kendala tersebut adalah
kita fokoskan pikiran kita sedang menyimak, cukupkan
konsentrasi kita kepada apa yang kita simak dan buat posisi kita saat menyimak senyaman mungkin.
Kemudian, permasalahan
yang dialami seseorang dalam keterampilan berbicara ini ialah kepercayaan diri
seseorang untuk berbicara di depan orang banyak. Pengetahuan yang kurang
sehingga membuat pembicara tersebut tersendat-sendat dan tanpa disengaja
mengeluarkan kata-kata yang kurang jelas.
Solusi agar mengatasi kendala tersebut yaitu membiasakan diri untuk sering berkomunikasi dengan orang lain, memperbaiki penampilan dan memperbanyak pengetahuan baik dengan
membaca, mendengar maupun melihat. Agar pembicara
mempunyai pengetahuan yang luas sehingga membuat pembicara tersebut tidak akan
kehabisan bahan yang ingin dibicarakan.
Setelah
itu, permasalahan yang
dihadapi seseorang dalam keterampilan membaca diantaranya kemalasan dan kejenuhan. Kemalasan tersebut dipengaruhi
karena ketidaktertarikan pembaca pada bacaan yang ingin dibaca sehingga pembaca
tidak mempunyai semangat untuk membaca bacaan tersebut, kemudian membaca
terkadang membuat kita jenuh. Solusi agar mengatasi hal tersebut yaitu
sebaiknya juga sebelum membaca kita cuci muka ataupun berwudu dan agar tidak
jenuh memang
sulit dihindari karena kita harus membiasakan diri untuk membaca buku pelajaran
minimal 20 sampai 30 menit untuk setiap harinya.
Adapun permasalahan yang dihadapi dalam keterampilan
menulis yaitu seringnya kesalahan
penulis yang tidak sistematis serta penggunaan bahasa
Indonesia yang tidak baik dan benar. Hal tersebut dikarenakan penulis yang
kurang memperhatikan tulisannya sehingga tidak
sesuai EYD. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan sering membaca bacaan yang berkualitas seperti
artikel, cerpen, koran, maupun
novel dan mencari tahu kosakata pada kamus
Indonesia. Dari cara yang dilakukan tersebut
kita dapat memperbanyak kosakata dan mengetahui bagaimana cara menulis yang sistematis serta penggunaan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
Dari berbagai sumber.
Analisis Interaksi Edukatif
Interaksi edukatif merupakan suatu unsur
pendidikan yang sangat penting di dalam kegiatan belajar. Interaksi edukatif
adalah komunikasi timbal balik antara pihak yang satu dengan pihak yang lain,
kemudian pendidikan itu sendiri adalah proses transformasi ilmu yang di
dalamnya harus ada guru atau pengajar dan anak didik atau peserta didik atau
peserta didik dengan keduanya pendidikan akan terwujud sesuai dengan harapan.
Oleh karena itu, interaksi edukatif sangatlah penting dalam penyelenggaraan
pendidikan di sekolah. Selain itu interaksi edukatif di lingkungan keluarga
memiliki peranan sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak yang
berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di lingkungan sekolah. Adanya
komunikasi yang baik di dalam keluarga itu dengan memposisikan anak sebagaimana
seharusnya dan memberikan hak-haknya. Salah satu caranya adalah orang tua harus
mempunyai waktu untuk bersama anak walaupun hanya mendengarkan cerita atau
curhat dari anak. Hal tersebut membuat anak merasa nyaman kemudian akan
menghargai orang tua selain itu anak akan menghormati guru-guru dan teman-teman
di sekolah sebagaimana yang diajarkan orang tuanya.
Langganan:
Postingan (Atom)